Mencegah Alergi Debu Kambuh
SEHAT KEKAL - Mencegah Alergi Debu Kambuh. Alergi debu terjadi karena sistem kekebalan tubuh bereaksi secara berlebihan terhadap zat yang terdapat di dalam debu. Serangga kecil ini sering terdapat di dalam debu. Gejala alergi debu timbul bila penderitanya menghirup debu yang mengandung feses tungau.
Pemicu alergi debu berkaitan dengan komponen yang terdapat dalam debu, seperti tungau dalam debu, kecoak, jamur, serbuk sari atau bulu hewan peliharaan. Jika seseorang dengan alergi berkontak dengan alergen tersebut, maka gejala-gejala tersebut dapat timbul. Gejala ini dapat bertambah parah ketika membersihkan rumah, seperti menyapu.
1. Bersihkan rumah dengan lap basah atau penyedot debu
Membersihkan rumah secara teratur penting agar debu tidak menumpuk. Gunakan lap basah atau penyedot debu (vacuum cleaner) untuk membersihkan rumah dan perabotnya. Hindari menggunakan alat pembersih yang kering, seperti sapu atau lap kering, agar debu tidak beterbangan.
Dilansir Mayo Clinic, penyedot debu biasa kurang efektif dalam membersihkan sebagian besar tungau debu. Karenanya, bila memungkinkan penyedot debu dengan kantong mikrofilter ganda atau filter penyerap partikulat efisiensi tinggi (HEPA) untuk membantu mengurangi emisi debu rumah dari penyedot debu.
2. Cuci seprai secara berkala
Tungau debu sering ditemukan di bantal, kasur, karpet, dan tempat lain yang lembap dan hangat. Karenanya, penting untuk menjaga kebersihan kamar termasuk peralatan tidur. Untuk membersihkannya pun tidak sembarangan.
Cucilah seprai, sarung bantal, selimut, dan peralatan tidur lainnya dengan air panas dengan suhu sekitar 55 derajat Celsius. Jika tidak memungkinkan, gunakan pengering pakaian selama minimal 15 menit dengan suhu sekitar 55 derajat Celsius. Cara ini dilakukan untuk membunuh tungau bakteri dan menyingkirkan alergen.
Ketika membersihkan rumah, sebaiknya pakailah masker agar tidak menghirup debu. Akan lebih baik bila yang dipakai adalah masker N95 untuk penderita alergi. Jika penderita tidak bisa membersihkannya sendiri, maka orang lain perlu melakukannya dan lakukan ketika penderita alergi sedang tidak ada di ruangan.3. Gunakan masker
4. Singkirkan barang-barang tidak perlu
Menyingkirkan barang-barang tidak perlu seperti hiasan meja atau dinding, boneka, mainan, majalah, atau buku yang tidak terpakai dapat meminimalkan tumpukan debu di rumah. SahabatQQ
Dengan berkurangnya debu yang menumpuk, ini akan meminimalkan kemungkinan alergi debu untuk kambuh. Selain itu, makin sedikit barang yang ada di rumah, makin sedikit pula perabot debu yang perlu dibersihkan.
5. Hindari penggunaan barang yang dapat menjadi sarang tungau debu
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, tungau debu mudah berkembang biak di tempat yang hangat dan lembap, salah satunya karpet. Karenanya, hindari penggunaan karpet untuk lantai. Sebagai gantinya, gunakan kayu, ubin, linoleum, atau lantai vinil jika memungkinkan.
BACA JUGA : Maqui Berry Bermanfaat Digolongkan Superfood
BACA JUGA : Maqui Berry Bermanfaat Digolongkan Superfood
Selain itu, pertimbangkan untuk mengganti barang yang dikhawatirkan menjadi tempat berkumpulnya debu seperti furnitur berlapis kain, gorden yang sulit dicuci, atau tirai horizontal. Jika masih digunakan, pastikan untuk membersihkannya secara rutin. Agen Domino99






Tidak ada komentar