Gejala Sindrom Asperger

 



SEHAT KEKALGejala Sindrom Asperger. Ini karena individu dengan sindrom Asperger memiliki sejumlah karakteristik yang berbeda dibandingkan orang-orang pada umumnya, seperti kesulitan dalam keterampilan sosial maupun motorik. Meskipun begitu, gangguan yang dialami pengidap sindrom Asperger lebih ringan daripada pengidap autisme.

Agar kamu tidak salah paham lagi dan menganggap sindrom Asperger sama dengan autisme, di bawah ini akan dijelaskan sejumlah gejala khas yang dimiliki oleh orang dengan sindrom Asperger.

1. Kesulitan memahami lelucon atau sarkasme

Beberapa orang dengan Asperger sulit memahami lelucon, frasa sehari-hari, atau sarkasme karena mereka menangkap kata-kata secara harfiah, bahkan hingga mereka dewasa. Jadi, jika kamu mengajak mereka berbicara dengan kalimat majas, mereka akan sulit memahaminya.

Meskipun begitu, individu dengan sindrom Asperger juga ingin tertawa dan membuat orang lain tertawa, sehingga mereka mungkin dapat memahami lelucon yang sederhana. Orang-orang dengan sindrom ini memiliki selera humor yang berbeda dari orang-orang pada umumnya, tetapi pada dasarnya mereka tetap memiliki selera humor.

2. Perbedaan cara bicara

Kamu mungkin akan mengamati perbedaan cara bicara pada orang dengan sindrom Asperger, seperti kurangnya ritme verbal, nada monoton, dan infleksi pada kata-kata tertentu. Ciri ini tampak pada pengidap sindrom Asperger anak-anak dan dewasa karena banyak yang tidak dapat mengatasi masalah ini.




Mereka juga sering tidak mampu mengontrol volume suara mereka sesuai dengan lingkungan tempat mereka berada. Tak jarang, orang dengan sindrom Asperger berbicara keras di tempat ibadah, perpustakaan, atau di keramaian.

3. Keterlambatan perkembangan motorik

Anak yang didiagnosis dengan sindrom Asperger mungkin mengalami hambatan dalam perkembangan keterampilan motorik halus dan kasar. Anak-anak dengan keterlambatan perkembangan keterampilan motorik halus mungkin mengalami kesulitan untuk menggenggam benda dengan jari mereka.

Sementara itu, keterlambatan perkembangan keterampilan motorik kasar mungkin termasuk ketidakmampuan untuk melempar bola ke atas, bahkan setelah demonstrasi berulang kali. Karakteristik ini sangat bervariasi dan bisa dilihat pada kasus yang ringan maupun yang lebih parah.

4. Kecanggungan sosial

Saat dewasa, orang dengan sindrom Asperger mungkin terlihat canggung secara sosial. Mereka mungkin tidak mampu memahami konsep percakapan dua arah. Salah satu perilaku umum yang mereka tunjukkan adalah tanpa sengaja berbicara terlalu banyak tentang diri sendiri dan tidak memberikan kesempatan kepada orang lain untuk berbicara. SahabatQQ

Pengidap sindrom Asperger juga cenderung kesulitan memahami isyarat sosial, seperti ekspresi wajah dan bahasa tubuh. Akibatnya, ini memberikan kesan bahwa mereka tidak tertarik atau tidak memperhatikan interaksi sosial.

Meskipun memiliki beberapa karakteristik berbeda dibandingkan orang-orang pada umumnya, tetapi orang yang didiagnosis dengan sindrom Asperger masih dapat bekerja, beraktivitas, dan menjalin hubungan sosial.

5. Orientasi yang tinggi terhadap detail

Orientasi pada detail adalah salah satu kualitas hebat yang dimiliki pengidap sindrom Asperger. Orientasi detail yang di atas rata-rata orang merupakan kualitas yang sangat berguna bagi kehidupan orang dengan sindrom Asperger. 

BACA JUGA : Manfaat Chlorella Untuk Kesehatan

Ada banyak pekerjaan, olahraga, hobi, dan aktivitas lainnya yang membutuhkan perhatian terhadap detail. Bagi individu dengan sindrom Asperger, ini menjadi potensi kesuksesan besar. Agen Domino99

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.