Pola Hidup Vegetarian

 



SEHAT KEKALPola Hidup Vegetarian. Vegetarian adalah pola makan yang hanya terdiri dari protein nabati saja. Biasanya, mereka mengonsumsi makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, seperti gandum, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran, buah, dan juga jamur. Seseorang yang menjalani pola makan vegetarian akan menghindari makanan yang berasal dari hewan.

1. Vegetarian cenderung kekurangan asam amino triptofan

Asam amino triptofan adalah senyawa asam yang baik bagi kualitas tidur. Seorang ahli tidur pernah berkata bahwa, mereka yang mengkonsumsi asam ini akan mendapatkan tidur malam yang nyeyak. Jenis asam ini bisa ditemukan di ikan berminyak, unggas atau telur, yang tidak dikonsumsi oleh vegetarian. Alhasil, vegetarian hanya bisa mendapatkannya dalam biji-bijian dan kacang-kacangan.

2. Vegetarian memiliki peluang lebih besar untuk kekurangan vitamin D

vitamin D banyak dibicarakan mempengaruhi kualitas dan kuantitas tidur. Penelitian telah menghubungkan kekurangan vitamin D dengan durasi tidur yang pendek. Dan hubungan antara kurang tidur dan kekurangan vitamin D mungkin menjadi masalah khusus untuk orang dewasa berusia 50 tahun ke atas, menurut penelitian.




Vitamin D tampaknya berfungsi dalam menjaga waktu jam biologis kita tetap sinkron, dengan membantu mengaktifkan dua gen jam sirkadian yang mempengaruhi ritme sirkadian 24 jam kita.

Setiap orang berisiko mengalami kekurangan vitamin D. Tetapi para vegan khususnya, mungkin memiliki peluang lebih besar untuk kekurangan vitamin ini, dengan tidak mendapatkan jumlah yang diperlukan dalam makanan mereka. Ini karena umumnya Vitamin D ditemukan dalam telur dan produk susu, serta ikan berlemak dan minyak ikan yang dikonsumsi oleh pescatarian dan omnivora.

Vegetarian bukan tidak mungkin untuk mendapatkan vitamin D. Paparan sinar matahari yang cukup berguna untuk mencukupi kebutuhan vitamin ini.

3. Penelitian menunjukkan vegetarian beresiko mengalami insomnia karena kekurangan vitamin B12

Vitamin B12 umumnya ditemukan pada makanan berlemak dan hewani. Makanan jenis ini adalah makanan yang dihindari oleh para vegetarian. Vitamin B12 berperan dalam mengatur siklus tidur-bangun, dengan bekerja untuk menjaga ritme sirkadian tetap selaras.

Ada bukti yang beragam tentang bagaimana Vitamin B12 secara langsung mempengaruhi tidur. Beberapa penelitian telah menunjukkan hubungan antara vitamin B12 yang rendah dan insomnia. Dalam penelitian lain, kadar vitamin B12 yang tinggi dikaitkan dengan tidur yang gelisah dan jumlah tidur yang lebih rendah. Penelitian telah menunjukkan bahwa baik vegan dan vegetarian memiliki risiko lebih besar untuk kekurangan vitamin B12. 

4. Vegetarian seringkali melewatkan omega 3 yang baik bagi kualitas tidur

Omega 3 adalah asam lemak tak jenuh ganda. Menurut Jurnal Penelitian yang dilansir Elsevier B.V tahun 2015, omega 3 telah terbukti meningkatkan jumlah waktu tidur, meningkatkan kualitas tidur serta dan membantu orang tertidur lebih cepat. Satu omega 3, yang dikenal sebagai DHA, terlibat dalam produksi melatonin. Penelitian menunjukkan tingkat DHA yang rendah terkait dengan defisiensi melatonin, peningkatan DHA menyebabkan kadar melatonin meningkat. SahabatQQ

Kurangnya DHA yang cukup juga terkait dengan tingkat keparahan OSA yang lebih besar. Penelitian telah menunjukkan bahwa peningkatan kadar DHA dapat mengurangi risiko apnea tidur yang parah. Ada beberapa bukti awal bahwa kekurangan omega 3 dapat berkontribusi pada timbulnya apnea tidur obstruktif.

5. Kurangnya mineral penting yang memperkuat tidur, termasuk seng, kalsium, dan zat besi

Baik kalsium dan seng membantu mengatur siklus tidur-bangun. Kekurangan kalsium dikaitkan dengan kurangnya tidur REM. Kalsium memiliki efek menenangkan pada sistem saraf pusat. Kalsium juga membantu otak memproduksi melatonin, dan aktivitas kalsium di otak mungkin memiliki pengaruh langsung terhadap berapa lama kita tidur. Kekurangan zat besi dapat mengganggu tidur yang nyenyak, nyenyak, membuat tidur terasa kurang menyegarkan dan restoratif.

BACA JUGA : Penyakit pada Mata

Vegetarian  mungkin berisiko lebih besar untuk kekurangan kadar kalsium, seng, dan zat besi. Selain suplemen, menargetkan mineral ini dalam pola makan nabati dapat membantu meningkatkan kadar mineral. Seng ditemukan di banyak makanan ramah vegan dan vegetarian, termasuk biji-bijian, kacang-kacangan, biji-bijian, kacang-kacangan dan tahu. Kalsium sering diperkaya dalam susu nabati, dan ditemukan secara alami dalam sayuran berdaun hijau gelap.

Jenis zat besi yang ditemukan pada tumbuhan (dikenal sebagai zat besi "non-heme") kurang efektif diserap oleh tubuh dibandingkan zat besi heme yang ditemukan dalam produk hewani. Zat besi kadang-kadang diperkaya dalam susu nabati, dan ditemukan secara alami dalam brokoli, kacang polong, dan buncis. Agen Domino99

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.