Mengatasi Diare dengan Baik
SEHAT KEKAL - Mengatasi dan Mencegah Diare dengan Baik. Diare merupakan sebuah kondisi ketika pengidapnya buang air besar (BAB) lebih sering dari biasanya. Selain itu, feses pengidap diare juga lebih encer. Meski diare bisa berlangsung singkat, ada kalanya diare bisa berlangsung selama beberapa hari.
1. Diare
Diare merupakan kondisi ketika aktivitas peristaltik usus meningkat sehingga konsistensi feses menjadi cair. Diare umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan dapat sembuh dengan sendirinya tanpa memerlukan pengobatan.
Orang yang sedang mengalami diare juga bisa mengeluhkan nyeri atau kram perut. Selain itu, beberapa orang juga melaporkan mual dan muntah.
2. Pengobatan
Diare umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam 2 hari, mengutip WebMD. Pengobatan paling penting saat mengalami diare adalah mengganti cairan tubuh dengan oralit atau minuman yang mengandung elektrolit.
Mengganti cairan tubuh yang hilang saat diare sangat penting, karena semua cairan tubuh, termasuk elektrolit, keluar saat diare. Apabila cairan tubuh banyak yang hilang, maka ini dapat menyebabkan dehidrasi yang bisa berpotensi bahaya.
Minum air putih saja saat ada keluhan diare sangat baik, tetapi air putih tidak mengandung elektrolit dan mineral seperti sodium dan kalium yang banyak dikeluarkan dari tubuh saat diare. Alternatif lain untuk mengganti elektrolit dapat menggunakan jus buah atau sup ayam.
Minum air putih saja saat ada keluhan diare sangat baik, tetapi air putih tidak mengandung elektrolit dan mineral seperti sodium dan kalium yang banyak dikeluarkan dari tubuh saat diare. Alternatif lain untuk mengganti elektrolit dapat menggunakan jus buah atau sup ayam.
3. Menggunakan probiotik
Probiotik juga disarankan dalam pengobatan diare untuk mengurangi durasi atau lamanya diare. Probiotik mengandung bakteri baik yang dapat membantu meringankan gejala diare.4. Makanan yang harus dihindari
Beberapa makanan yang harus dihindari saat mengalami diare adalah makanan berlemak atau gorengan serta makanan pedas. Makanan dan minuman yang mengandung kafein juga perlu dihindari, seperti cokelat, kopi, dan soda. SahabatQQ
Selain itu, kubis dan polong-polongan juga sebaiknya dihindari agar keluhan diare tidak makin berat. Hindari juga sayuran mentah untuk sementara waktu.
5. Kapan harus periksa ke dokter?
Apabila dalam jangka waktu 2 hari sudah dilakukan pengobatan mandiri namun tidak ada perbaikan kondisi atau bahkan diare makin parah, sebaiknya periksakan diri ke dokter.
Selain itu, gejala berupa dehidrasi juga menjadi indikator untuk segera mencari pertolongan lebih lanjut. Peringatan lain yaitu apabila ada darah pada feses atau feses berwarna hitam, maka jangan buang waktu untuk menemui dokter.
BACA JUGA : Manfaat Biji Pepaya
BACA JUGA : Manfaat Biji Pepaya
Pada anak-anak, jika saat diare ada gejala dehidrasi dan tidak ada perbaikan kondisi selama 24 jam, maka segera konsultasikan ke dokter. Pertolongan yang terlambat bisa membuat kondisi makin parah dan berpotensi membahayakan. Agen Domino99
Tidak ada komentar