Nutrisi yang Baik Untuk Otak

 



SEHAT KEKALNutrisi yang Baik Untuk Otak. Otak adalah pusat sistem saraf pada vertebrata dan banyak invertebrata lainnya. Otak manusia adalah struktur pusat pengaturan yang memiliki volume sekitar 1.350cc dan terdiri atas 100 milyar sel saraf atau neuron. Oleh sebab itu, kesehatannya harus dijaga agar dapat berfungsi dengan normal dalam waktu yang lama.

Kabar baiknya, menjaga kesehatan otak bisa dilakukan dengan cara memenuhi asupan nutrisi yang diperoleh dari makanan bergizi. Rutin mengonsumsi makanan yang baik untuk otak akan menjaga kinerja organ tersebut tetap prima di masa depan.

1. Buah beri

Mengonsumsi buah beri, seperti stroberi, bluberi, raspberry, dan sejenisnya ternyata dapat menjaga fungsi otak tetap normal. Harvard Medical School melaporkan, kandungan flavonoid dalam buah beri bisa meningkatkan kemampuan otak dalam mengingat.

Dalam studi yang dilakukan oleh ilmuwan dari Brigham and Women's Hospital (BWH)  disebutkan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi satu atau dua porsi stroberi dan bluberi setiap minggu dapat menunda penurunan memori hingga 2,5 tahun.

2. Buah jeruk

Berdasarkan studi yang dilaksanakan oleh Travica, dkk., dan diterbitkan dalam jurnal Frontiers in Aging Neuroscience tahun 2019, diperoleh hasil bahwa konsentrasi vitamin C dalam darah berhubungan dengan performa seseorang untuk fokus, memberi perhatian, mengingat, kecepatan dalam mengambil keputusan, dan mengenali sesuatu.




Untungnya, mudah sekali untuk memenuhi asupan vitamin C. Cukup dengan mengonsumsi satu buah jeruk ukuran sedang, maka kebutuhan harianmu akan terpenuhi.

3. Sayuran hijau

Harvard Medical School melansir, sayuran hijau seperti brokoli, bayam, kale, dan collard mengandung folat, lutein, vitamin K, dan beta-karoten yang penting untuk menjaga kinerja otak. Nutrisi yang terkandung dalam sayuran tersebut membantu memperlambat kemunduran kognitif seseorang.

Oleh sebab itu, rutin mengonsumsi sayuran hijau, terutama yang disebutkan di atas dapat menjaga kesehatan otak.

4. Ikan berlemak

Dilansir Harvard Medical School, ikan berlemak seperti salmon, kod, tuna, dan pollack mengandung omega-3. Zat ini merupakan asam lemak tak jenuh yang dapat menurunkan kadar beta-amyloid dalam darah. Beta-amyloid adalah protein pembentuk gumpalan yang merusak otak pada penderita Alzheimer. SahabatQQ

Namun, jika kamu tidak suka atau tidak bisa mengonsumsi ikan karena alasan tertentu, kamu masih bisa mendapat asupan omega-3 dari alpukat, walnut, atau suplemen. Konsultasikan dengan dokter untuk keterangan lebih lanjut.

5. Kacang-kacangan

Mengonsumsi kacang-kacangan, terutama walnut dapat menjaga kesehatan otak. Harvard Medical School melaporkan, kacang tersebut mengandung asam alfa linoleat (ALA). Ini merupakan jenis asam lemak omega-3 yang bisa menurunkan tekanan darah dan membersihkan arteri.
Itulah kenapa, memasukkan walnut ke dalam menu sehari-hari sangat disarankan. Otak jadi lebih sehat dan memori bisa terjaga lebih lama.. Agen Domino99

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.