Penumpukan Lemak di Mata, Kenali 5 Fakta Xantelesma


SEHAT KEKALPenumpukan Lemak di Mata, Kenali 5 Fakta Xantelesma. Bila kamu menemukan bercak kuning di dalam kelopak mata atau sekitar area mata, kemungkinan itu adalah xantelesma (xanthelasma palpebrarum atau XP). XP adalah jenis xantoma (xanthoma) kulit yang paling umum. Xantoma sendiri merupakan terjadinya penumpukan lemak di bawah kulit, sementara xantelesma merupakan xantoma yang terjadi pada area mata.

Biasanya xantelesma tidak berbahaya. Namun, kehadirannya dapat merusak penampilan. Selain itu, pada beberapa kasus xantelesma merupakan salah satu indikator seseorang memiliki penyakit jantung.

Menurut laporan yang berjudul “A Study Evaluating Xanthelasma Palpebrarum Clinically and Biochemically” dari International Journal of Contemporary Medical Research tahun 2016, istilah xantelesma diciptakan oleh Erasmus Wilson lebih dari 100 tahun yang lalu. Kata xantelesma berasal dari dua istilah Yunani yakni "xanthos" yang berarti kuning dan "elasma" yang berarti pelat logam yang dipukul.

1. Xantelesma dapat menjangkiti siapa saja

Walaupun bisa menyerang siapa saja, tetapi xantelesma lebih umum dialami lansia. Selain itu, xantelesma juga lebih sering dialami perempuan. Dilansir Healthline, berikut ini adalah orang-orang yang berisiko mengembangkan xantelesma.

*Keturunan Asia atau Mediterania
*Perokok
*Gemuk
*Memiliki tekanan darah tinggi
*Mengidap diabetes
*Kadar lipid (lemak dalam darah) *dan kolesterol sangat tinggi

2. Penyebab xantelesma

Dilansir WebMD, sekitar setengah dari orang-orang dengan xantelesma memiliki kadar kolesterol tinggi. Jadi, kolesterol tinggi bisa jadi merupakan penyebab xantelesma.




Kadar kolesterol low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat yang tinggi dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik yang rendah, kolesterol tinggi turunan (hiperkolesterolemia familial), dan penyakit hati sirosis bilier primer yang dapat meningkatkan kadar kolesterol juga dapat memicu munculnya xantelesma.

Akan tetapi, orang dengan kondisi kolesterol yang normal juga bisa mengembangkannya. Maka dari itu, pemeriksaan dokter dibutuhkan untuk memastikan penyebab kemunculan xantelesma.

3. Cara mendiagnosis xantelesma

Diagnosis xantelesma dapat dilakukan secara visual dengan memeriksa kulit di sekitar mata pengidapnya. Karena tampak dari luar, xantelesma bisa lebih mudah dikenali sejak dini.

Ketika memeriksa ke dokter, serangkaian profil lipid atau tes kolesterol biasanya dilakukan untuk memeriksa apakah kadar lipid merupakan penyebab gejala ini. Untuk menguji kadar lipid, pengambilan darah dan uji darah di laboratorium diperlukan. Hasilnya biasanya keluar dalam waktu seminggu.

4. Beberapa penyakit terkait xantelesma

Adanya xantelesma pada tubuh bisa jadi merupakan tanda bahwa kolesterol sudah mulai menumpuk di pembuluh darah. Penumpukan ini bila dibiarkan dapat membentuk gumpalan keras dan lengket yang disebut dengan aterosklerosis. Kondisi ini selanjutnya dapat menyebabkan penyakit jantung, serangan jantung, atau stroke. SahabatQQ

Masih bersumber dari laporan dalam International Journal of Contemporary Medical Research tahun 2016, dijelaskan bahwa hipertensi dan diabetes melitus adalah dua komorbid yang sering dikaitkan dengan xantelesma.

5. Pengobatan xantelesma

Kendati tidak berbahaya sekalipun, keberadaan xantelesma dapat mengganggu penampilan. Beberapa pilihan pengobatan untuk menghilangkannya antara lain: 

BACA JUGA : 5 Jenis Alergi yang Paling Langka di Dunia

*Cryotherapy: pembekuan dengan nitrogen cair atau bahan kimia lain.
*Operasi laser: menghilangkan xantelesma melalui metode laser. Pilihan pengobatan ini terbukti sangat efektif menghilangkan xantelesma.
*Operasi tradisional: pengangkatan xantelesma lewat prosedur operasi.
*Radiofrequency advanced electrolysis (RAF): teknik ini dianggap efektif dalam menghilangkan atau mengurangi xantelesma agar tidak kambuh kembali.
*Pengelupasan kimia: dalam salah satu penelitian, perawatan dengan asam trikloroasetat (TCA) menghasilkan hasil memuaskan dan sangat baik untuk mengobati xantelesma.
*Obat: statin simvastatin, yang merupakan obat untuk menurunkan kolesterol tinggi juga efektif untuk mengobati xantelesma.

Perlu diingat, meskipun prosedur di atas mungkin dapat menghilangkan xantelesma, tetapi ada kemungkinan xantelesma bisa kembali muncul walaupun perawatan sudah dilakukan. Agen Domino99

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.