5 Cara Alami Meningkatkan Kadar Oksigen dalam Darah

 



SEHAT KEKAL5 Cara Alami Meningkatkan Kadar Oksigen dalam Darah. Salah satu fungsi darah dalam tubuh manusia adalah mengedarkan oksigen ke seluruh sel dalam tubuh. Ketika bernapas, oksigen segar akan ditarik oleh paru-paru. Kemudian, sel darah merah akan mengikat oksigen di paru-paru untuk membawanya melalui aliran darah. Oksigen dalam darah berfungsi untuk menggantikan atau meregenerasi sel, memberi energi, mendukung sistem kekebalan tubuh, dan masih banyak lagi.

Fungsi oksigen dalam darah yang krusial bagi tubuh mengharuskan setiap orang untuk memastikan kadar oksigen dalam darah tetap dalam keadaan yang baik dan stabil.

1. Buka jendela atau keluar untuk menghirup udara segar

Salah satu hal sederhana yang mudah dilakukan untuk meningkatkan jumlah oksigen dalam darah adalah membuka jendela rumah atau pergi ke luar untuk menghirup udara segar. Tidak hanya itu, manfaat lainnya adalah pencernaan yang lebih baik dan meningkatkan energi.

Menurut Lung Health Institute, membuka jendela dapat membuka akses terhadap udara segar. Hal ini dapat membuat bernapas menjadi lebih mudah. Akan tetapi, kualitas udara di luar rumah juga harus diperhatikan. Apabila udara di sekitar rumah berpolusi, misalnya penuh debu dan asap, maka membuka jendela bukanlah pilihan. Ini sering dialami oleh orang-orang yang tinggal di perkotaan.

Bila kualitas udara di lingkungan tempat tinggalmu buruk, upayakan untuk menyediakan sistem penyaring udara di dalam rumah. Bisa pula menyediakan berbagai alat dan barang lain yang dapat memurnikan udara di rumah secara alami. Namun, memilih dan menggunakan pembersih udara elektronik juga harus bijak. Sebab, beberapa alat tersebut menghasilkan ozon yang dapat merusak bumi dan mengiritasi paru-paru.

2. Tidak merokok atau berhenti merokok

Merokok dapat menyebabkan penurunan volume oksigen yang dapat masuk ke paru-paru. Dengan demikian, oksigen yang diikat oleh darah juga semakin sedikit.




Sudah begitu, merokok merupakan penyebab dari berbagai masalah terkait pernapasan, seperti penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) yang mencakup sejumlah kondisi yakni emfisema, bronkitis kronis, dan lainnya.

Bahan-bahan kimia berbahaya dalam rokok dapat merusak saluran udara dan paru-paru, sehingga berbagai masalah penyakit berkepanjangan di saluran pernapasan lebih berisiko dialami para perokok.

Melansir WebMD, berhenti merokok dapat memperbaiki kondisi. Setelah dua minggu bebas dari rokok, kebanyakan orang akan mengalami peningkatan sirkulasi dan kadar oksigen secara keseluruhan dalam tubuh. Fungsi paru-paru dikatakan dapat meningkat hingga 30 persen.

3. Memelihara tanaman di dalam rumah

Proses fotosintesis pada tanaman dapat membantu memurnikan udara di dalam ruangan. Tanaman dapat menyerap karbon dioksida dalam ruangan dan mengubahnya menjadi oksigen. Hasilnya, lebih banyak oksigen di dalam rumah untuk dihirup penghuni rumah.

Berdasarkan penelitian NASA yang dilakukan pada tahun 1980-an, tanaman telah terbukti secara ilmiah melakukan fitoremediasi atau membersihkan kontaminan dari udara. Akar dan tanah tanaman hias terbukti dapat mengurangi senyawa organik volatil pada udara di dalam pesawat ruang angkasa yang tertutup.

Penemuan lain menjelaskan bahwa diperlukan sejumlah besar tanaman untuk menyamai tingkat efisiensi pemurnian udara dari alat penyaring udara yang modern. Kemudian, bila ingin menanam tanaman hias di rumah, beberapa tanaman yang paling efektif serta baik untuk menyegarkan udara secara alami menurut Healthline : 

*-Palem kuning
*-Paku gunung atau pakis boston
*-Tanaman karet
*-Lili paris atau tanaman laba-laba
*-Beringin

4. Meditasi untuk melatih pernapasan

Latihan pernapasan sederhana seperti melakukan pernapasan melalui mulut dan pernapasan perut dalam atau diafragma untuk membuka saluran udara direkomendasikan oleh pakar rehabilitasi paru, sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kadar oksigen di dalam darah. Untuk melakukan latihan pernapasan diafragma tersebut, meditasi harian dapat menjadi pilihan.

Melakukan meditasi selama 5-10 menit setiap hari bisa meningkatkan asupan oksigen. Lakukanlah meditasi dengan pernapasan yang santai, rileks, dan terfokus. SahabatQQ

Dilansir Help Guide, ada pula beberapa manfaat lain dari meditasi, seperti membantu mengurangi stres, baik untuk jantung, menurunkan tekanan darah, mengurangi nyeri kronis, meningkatkan kualitas tidur, dan meringankan masalah pencernaan.

Beberapa masalah mental seperti depresi, gangguan makan, konflik dengan pasangan, gangguan kecemasan, dan gangguan obsesif-kompulsif juga dapat dibantu dengan meditasi.

5. Berolahraga

Untuk memiliki tubuh yang sehat, setidaknya kamu harus olahraga selama 30 menit, lima kali dalam seminggu. Selama berolahraga, tubuh akan membuat jantung dan paru-paru bekerja ekstra.

Paru-paru akan membawa oksigen ke dalam tubuh untuk menghasilkan energi dan membuang karbon dioksida. Sementara itu, jantung akan memompa oksigen ke otot-otot yang sedang dilatih saat berolahraga.

BACA JUGA : 5 Potensi Bunga Arnica untuk Kesehatan

Menurut laporan berjudul “Your Lungs and Exercise” dari jurnal Breathe tahun 2016, pernapasan akan meningkat sebanyak 15 kali lipat setiap menitnya (12 liter udara) saat seseorang berolahraga. Ketika beristirahat, pernapasan kembali meningkat menjadi sekitar 40 sampai 60 kali lipat pernapasan normal setiap menitnya (100 liter udara). Kemudian, sirkulasi darah juga dipercepat guna mengantarkan oksigen ke otot agar dapat terus bergerak.

Melatih pernapasan terus-menerus melalui olahraga seperti ini dapat membuat paru-paru menjadi lebih sehat. Sebab, kapasitas cadangan pernapasan dapat meningkat sehingga kualitas pernapasan meningkat pula. Efeknya, paru-paru dapat menyerap lebih banyak oksigen. Agen Domino99

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.